Teruntuk Kamu, yang Kutunggu 11 Tahun Lamanya





Menunggu. Bagi sebagian orang kata itu memiliki makna yang membosankan. Ya, menunggu itu membosankan. Apalagi jika menunggu sesuatu yang tidak pasti. Hal tersebut akan menjadi sangat amat membosankan. Jika menunggu hanya dalam hitungan menit hingga jam pasti rasa bosan tersebut tidak terlalu terasa, namun bagaimana jika menunggu selama 11 tahun ? Bodoh.

Aku adalah orang yang bodoh. Menunggu seseorang selama 11 tahun. Tanpa kepastian. Hanya bermodal harapan. Harapan yang berawal dari sebuah kisah klasik masa kecil. Harapan yang belum tentu menjadi kenyataan. Tapi, aku selalu berharap bahwa harapan tersebut akan menjadi kenyataan. tak tahu kapan, dan bagaimana caranya.

Sedikit cerita, hal bodoh ini terjadi saat aku duduk di bangku sekolah dasar tepatnya kelas 4. Aneh, lucu, dan tak lazim jika pada masa sekolah dasar sudah bisa merasakan perasaan yang seharusnya dirasakan oleh orang dewasa pada umumnya. Tetapi perasaan itu nyata. Berawal dari suka latihan nyanyi bersama, kegiatan gereja bersama, hingga semua yang kami kerjakan selalu bersama. Seorang kakak kelas yang lebih tua satu tahun diatas ku. Gak ganteng, Gak ada menarik-menariknya. Dia hanyalah seorang yang memakai kacamata bertali, culun, terlihat seperti anak mami, dan mirip dengan salah satu tokoh dalam serial kartun Doraemon yaitu Nobita. Nobi, ya itu panggilan kesayanganku padanya. 

Pada masa sekolah dasar aku dan Nobi sering  bersama, terlebih dalam kegiatan gereja. Hal ini terjadi karena kedua orang tua kami juga aktif dalam kegiatan menggereja. Kebersamaan kami ini sebenarnya hanya sebatas kebersamaan seperti anak SD pada dasarnya. Bermain, Bercanda, dan Berkegiatan bersama. Tak ada yang spesial. Namun, dari ketidakspesialan pertemanan kami itulah yang membuatnya spesial. Hal sederhana masa sekolah dasar yang bisa membuat ku jatuh hati. 

Paskah merupakan momen yang sangat aku tunggu. Mengapa ? Karena setiap paskah aku melihat dia selalu menari bersama kelompoknya untuk menghibur dalam perayaan paskah. Dengan Handycam Sony pada masa itu, aku tak pernah luput untuk merekam penampilannya. Selain momen paskah, ulang tahun ku merupakan momen yang selalu aku tunggu. Pada ulang tahun ke 8, Nobi memberikanku sebuah handuk berwarna orange yang masih kusimpan sampai pada hari ini. Penampilan nobi, selalu membuatku merasa bahwa "dia berbeda dari yang lain". Nobi sangat suka menggunakan kaos bergambar kartun yang menjadikan ku sampai pada saat ini sangat menyukai kaos bergambar kartun.

Sampai pada akhirnya, semua kesukaan ku tentang dia berubah ketika Nobi harus pindah untuk melanjutkan sekolahnya ke jenjang menengah pertama. Sedih. Perasaan yang dapat aku ungkapkan. 
Kami lost contact. Aku benar-benar merasa kehilangan seseorang yang selalu mengisi hari-hari ku di sekolah, di gereja, dan dimana pun. Rasanya hampa. 

2 tahun berlalu, tepatnya pada pernikahan saudara di Gereja Hati Kudus Yesus Ganjuran kami kembali dipertemukan. Pertemuan yang tak sengaja dilakukan. Pertemuan yang mengejutkan. Tapi, dalam setiap pertemuan pasti memiliki makna.  Dia bertanya "apa kabar ?" Salah tingkah. Ya, jantungku berdebar sangat cepat. Seakan ia yang lama menghilang kini kembali. Ternyata perasaan itu masih ada. 

Mulai dari pertemuan itu, banyak hal terjadi. Aku mendapat kontaknya. Aku mendapat media sosialnya. Kami sempat berhubungan via sms namun tak bertahan lama. Pada saat bbm menjadi salah satu hal yang cukup "tenar" saat itu, aku mencoba mencari tahu pin-nya untuk hanya sekedar ingin mengetahui kabarnya. Akhirnya aku mendapatkan pin nya. Hingga Dia memiliki lima pin yang disebabkan hp nya hilang dan alasan lainnya, membuat ku juga memiliki lima pin nya. Selain hal tersebut, aku juga kerap merasakan sesuatu hal yang berhubungan dengannya. Contohnya pada saat dia sakit, aku merasakan sesuatu yang mengganjal dalam hati. Aneh memang tapi ini sungguh terjadi. Pada saat ia melakukan ujian nasional SMA dan ujian SNMPT, SBMPTN sampai pada akhirnya menunggu hasilnya aku serasa ikut masuk ke dalam perasaannya. Serta pada saat aku mengetahui bahwa ia tidak diterima ke dalam universitas yang ia inginkan melalui segala jalur.
Diluar dari semua kejadian mengenai aku dan dia yang aku inginkan semenjak pertemuan di Ganjuran adalah Pertemuan kembali. ya. aku sangat menginginkan pertemuan itu kembali. 

Pertemuan itu hampir kembali, saat kakeknya meninggal aku datang untuk melayat namun dia tak ada. Saat ada pernikahan di Jakarta, sekeluarga ku bertemu dengannya, kecuali aku. Sedih. Memang. Tapi aku bisa apa ? 

Tuhan seakan menguji kesabaran ku untuk menunggu seseorang yang selama ini menjadi semangat dan inspirasiku. Nobi adalah inspirasiku, apapun yang aku lakukan selalu dia yang menjadi semangat ku dalam melakukan berbagai hal. Dia selalu ada dalam setiap keberhasilanku. Dalam setiap keterpurukan ku. Aneh ? iya memang aneh, tapi ini nyata. 

Untuk kamu yang kutunggu selama 11 tahun, terimakasih. Terimakasih karena telah ada dan singgah dalam hatiku untuk memberiku sebuah inspirasi dalam berkarya. Terimakasih telah menjadi patokan dalam setiap hal yang aku lakukan. Terimakasih telah memberikan warna dalam hariku. Terimakasih atas segalanya. Walaupun kau tak pernah mengetahui nya. 

Aku hanya menginginkan pertemuan. Walau hanya sebentar, tapi aku sangat menginginkannya. Apakah aku terlalu berharap ? Ya. Aku terlalu berharap. Berharap pertemuan itu akan terjadi. Tapi, aku juga berharap agar harapan ku akan pertemuan itu tidak mengkhianati penantian ku selama ini. Walaupun aku mengetahui untuk saat ini kami belum memiliki waktu yang tepat untuk saling bertemu. Tapi Aku yakin, suatu hari pertemuan itu akan terjadi. Pertemuan berujung selamanya. 


Mendung, Belum Berarti Hujan !


Mendung, orang akan sealu menganggap mendung adalah pertanda akan turunnya hujan. Semakin gelapnya langit akan semakin deras hujan yang turun. Banyak orang juga sering mengibaratkan mendung sebagai suasana hati yang galau, gloomy, unmood. Dan akibat dari hati yang mendung adalah turunnya hujan air mata. Semua orang pasti pernah merasakan mendung.

Banyak faktor yang bisa membuat hati mendung, seperti putus cinta ataupun ditolak oleh seseorang yang kita cinta. Setiap orang pasti pernah mengalami hal ini. Dan biasanya setelah mengalami hal ini, mendung yang dialami seakan berangsur lama melebihi musim hujan yang biasanya terjadi. Hujan yang diturunkan biasanya keluar dari batas wajar. Tapi hal tersebut dapat dikatakan sebagai hal yang wajar, 

Faktor kedua yang membuat hati mendung adalah ketika tidak diterima di sekolah atau perguruan tinggi atau tempat-tempat yang diingini untuk mendapatkan suatu ilmu. Hal ini juga wajar dialami oleh banyak orang. Bahkan orang-orang berkemampuan berlebih  dan memiliki keberuntungan tinggi pun pernah merasakan hal ini. 

Faktor ketiga yang membuat hati mendung adalah menjadi bahan bully di kalangan pertemanan. Akan berbeda rasanya jika yang menjadi bahan bully itu menganggap semuanya sebagai lelucon, dengan yang menganggap hal tersebut menjadi sesuatu yang serius. Sebagai seorang yang di bully di kalangan pertemanannya, hatinya akan selalu mendung karena mengetahui banyak orang yang seakan tidak menginginkan kehadirannya dalam kelompok tersebut, selain itu orang yang di bully akan selalu merasakan tidak adanya keberpihakan kepada dirinya yang menyebabkan turunnya hujan dalam dirinya, entah hujan itu berupa hujan amarah atau akan bertambah dengan petir kebencian. entahlah. 

Masih banyak sekali faktor yang menyebabkan mendung berujung hujan.

Tapi ingat, mendung belum berarti hujan 
Statement ini saya dapatkan dari pengalaman seorang tuna paraplegia yang saya temui dalam sebuah acara. Awalnya ia diberikan kehidupan yang normal dan lancar hingga berumur 22 tahun sebelum ia mengalami kecelakaan yang menuntut kakinya harus diamputasi. Hatinya menjadi mendung dan tetap selalu mendung ketika menghadapi kenyataan bahwa ia tidak dapat berjalan kembali menggunakan kedua kaki yang biasanya ia gunakan dalam setiap harinya. Hingga pada akhirnya ia mendapatkan pencerahan ketika ia dibuatkan motor khusus untuk penyandang disabilitas, Dari mendung,berangsur-angsur mulai muncul suatu sinar cerah yang membuat ia memiliki suatu kekuatan. Kekuatan itu terbukti saat ia dengan berani mengendarai motor khususnya itu dari Jakarta menuju Bali seorang diri, dan sekarang ia menjadi seorang Outreach Officer di salah satu organisasi peduli disabilitas.  

Mendung memang belum berarti hujan, pengalaman pahit akan digantikan oleh pengalaman manis yang menjadi bermakna ketika kita memaknai pengalaman pahit tersebut sebagai sebuah pembelajaran. Tidak dapat dipungkiri bahwa memaknai suatu pengalaman pahit akan menimbulkan rasa sakit yang begitu mendalam, tetapi saat kita memaknai dengan pemikiran yang positif, maka rasa sakit itu akan berangsur menghilang. 

Mendung belum berarti hujan, segala hal yang dimaknai dengan hati akan selalu berakhir indah. 

Mendung belum berarti hujan, saat matahari pengharapan datang membawa sinar positiv untuk menerangi hari-hari yang sendu, 

keep positive 
let the sun bright your life and make the rain won't come 


Hewan, Si Pemilik Foto Candid Terbaik


Fotografi salah satu cara  memotret moment yang akan menjadikannya abadi. Ekspresi merupakan salah satu bagian dari seni ber"fotografi". Ekspresi dapat dibentuk, tergantung bagaimana fotografer melihat estetika dari foto yang akan ia buat. Ekspresi dapat dibentuk secara tidak sengaja oleh sang model dan secara sadar fotografer menangkap ekspresi tersebut. Kalau bahasa kekinian mengatakan bahwa hal ini disebut dengan foto candid.

Foto Candid. Ya, banyak orang tergila-gila melakukan foto candid. Mungkin karena foto candid akan terlihat lebih alami dibandingkan foto yang dibuat secara sadar.  Namun, foto candid yang diartikan pada masa sekarang ini menjadi mengarah kepada foto yang dibuat oleh si model itu sendiri. Contohnya, "fotoin aku dong, tapi aku maunya candid" 
hmmmm......... 

Sebagai seorang pencinta fotografi, saya memilih dan menetapkan hewan sebagai pemilik foto candid terbaik. Mengapa ? Karena ekspresi yang dimunculkan oleh hewan merupakan ekspresi yang alami. Ekspresi hewan tidak dapat diberi "agenda setting" layaknya manusia. Ekspresi terbaik yang dimunculkan hewan  bergantung kepada timing sang fotografer saat memotret hewan tersebut. 

Memotret hewan memang terlihat susah susah gampang. Fotografer harus mengamati tingkah laku dan segala sesuatu yang sedang dilakukan oleh hewan tersebut. Lalu mencari momen yang pas untuk mulai memotret ekspresi dari hewan tersebut. Kesulitan yang dihadapi adalah permasalahan Timing. yaa kelincahan fotografer untuk memotret tingkah laku dan ekspresi hewan diuji disini. 

Saya banyak belajar tentang memotret hewan melalui Youtube. Banyak channel YouTube yang menawarkan berbagai macam cara memotret hewan mulai dari hewan yang kecil-kecil sampai hewan buas yang menjadi arah sasaran wild life. Saya banyak belajar bagaimana memotret hewan salah satunya dari Tony Northrup melalui channel YouTube nya yang berjudul 

Tony & Chelsea LIVE: Macro Photography, St. Patrick's Day & BINGO  dapat dilihat https://www.youtube.com/watch?v=CV2IQ-hC5WM

Ada beberapa contoh ekspresi hewan yang pernah saya potret. Saya masih belajar dan terus belajar dalam menggunakan timing  dalam menangkap ekspresi hewan tersebut. Tidak hanya belajar menggunakan timing, tetapi juga belajar bagaimana teknik memotret hewan jika hewan itu berada di balik kaca, atau memotret hewan di kebun binatang, bahkan memotret hewan di alam bebas. 







Ekspresi kadal yang terkejut melihat banyaknya orang di balik kaca


Kupu-kupu yang sedang mencari sari bunga diambil dengan menggunakan lensa makro 


Timing yang pas ketika melihat sepasang kura-kura sedang kawin


Ekspresi orang utan  menggendong pisang yang diberikan oleh pengunjung, seakan ia menyayangi pisang tersebut. 


Ekspresi monyet di Pulau Kembang yang  menjulurkan lidah seakan sedang mengejek temannya


Ekspresi monyet kedua ini seakan sedang menunjukan kenikmatan dari kacang yang sedang dimakannya, 


Ekspresi anjing setelah mengambil tomat dan mengetahui bahwa tomat itu sudah busuk





Sang Mekanik



Museum Ambarawa didirikan sejak 6 Oktober 1976. Museum Ambarawa memiliki 21 koleksi lokomotif dan empat diantaranya masih dapat digunakan. Empat lokomotif yang masih dapat digunakan terdiri dari dua lokomotif uap dan dua lokomotif diesel. Lokomotif uap dijalankan menggunakan kayu jati serta batu bara, lalu pada tahun 1950-an diciptakan lokomotif diesel untuk menghemat biaya produksi. 



Museum Ambarawa memiliki kereta bergigi yang masih bisa berjalan pada kemiringan 30 derajat dan kereta ini masih bisa digunakan untuk mengantarkan pengunjung museum berwisata hingga stasiun Tuntang. Kereta-kereta yang berada di museum Ambarawa khususnya lokomotif uap merupakan kereta peninggalan Belanda. Lokomotif uap kini mulai menjadi barang antic sebab pabrik yang dahulu memproduksi sudah tidak memproduksi lagi, bahkan ada kemungkinan bahwa pabriknya sudah tutup.



Museum kereta api Ambarawa memiliki sesorang yang berjasa di balik lokomotif tua tersebut. Seorang mekanik otodidak berumur 60 tahun bernama Mr.Pudjiyono. Mr Pudjiyono adalah seorang mekanik otodidak yang bekerja merawat loko uap yang ada di museum kereta api Ambarawa. Pada tahun 1974, Mr. Pudjiyono pernah belajar di posdik untuk mempelajari lokomotif yang ada di Indonesia. Dengan kemampuan otodidaknya, Mr. Pudjiyono memiliki peran penting dalam museum Ambarawa yaitu menyehatkan, memperbaiki dan merawat lokomotif yang sudah rusak atau tidak terpakai lagi. Keahlian Mr. Pudjiyono dapat dilihat ketika ia membuat sendiri onderdil pengganti yang berada dalam lokomotif bila onderdil tersebut rusak dan tidak dapat dipakai lagi. Mr. Pudjiyono dapat menjalankan satu-satunya lokomotif yang berada di Indonesia dan  sudah tidak ada lagi negara lain. Prestasi yang telah Mr.Pudjiyono raih adalah menghidupkan kembali lokomotif uap yang telah mati sejak tahun 1977 hingga tahun 2012.  

Samalona Island, Pulau Milik Pribadi

Video ini akan mengantarkan kalian melihat indahnya Samalona Island


Samalona Island, pulau milik pribadi yang berada di Makasar Sulawesi Selatan . Pulau Samalona dimiliki oleh satu keluarga besar yang tinggal dan menetap di Makasar. Kepemilikan pulau ini berdasarkan suatu gen atau turunan dari para pendahulu. 

Perjalanan menuju Pulau Samalona dapat ditempuh menggunakan speedboat yang dikelola oleh masyarakat sekitar. Waktu yang ditempuh untuk menyebrang ke pulau Samalona adalah 45 menit dari pelabuhan dengan harga sewa speedboat yaitu Rp 250.000. Pengendara speedboat yang sudah disewa akan menemani dan menunggu wisatawan selama melakukan rekreasi di pulau Samalona.

Warga Pulau Samalona mengembangkan pulau tersebut menjadi tempat wisata yang menyajikan berbagai macam keindahan dan berbagai macam water sport. Salah satunya ialah banana boat. Kondisi pulau Samalona yang masih sepi pengunjung ini menjadikan keasriannya masih terjaga. Air laut yang jernih ditambah dengan tidak adanya sampah semakin menambah keindahan pulau ini. 



Pulau Samalona memiliki keberagaman biota laut yang jarang bahkan tidak dimiliki oleh daerah lain. Banyak ikan cantik nan unik yang berada di dalamnya. kelestarian biota laut di Pulau Samalona sangat dijaga oleh penduduk sekitar. Mereka mengambil ikan menggunakan jaring untuk dibudidayakan hingga ikan-ikan berkembang biak. setelah ikan-ikan berkembang biak, ikan-ikan tersebut dikembalikan ke laut bersama dengan biota laut lainnya.

National Geographic Wild



Mimpi, semua orang memiliki mimpi akan suatu hal dalam hidupnya. Bahkan salah satu musisi Indonesia pernah menciptakan lagu berjudul Hidup Berawal Dari Mimpi dimana dalam lagu tersebut dikatakan mimpi dapat dicapai dengan adanya usaha. Berawal dari mimpi tersebut, Aku menetapkan sebuah impian dan cita-cita.

Aku memiliki hobi fotografi, ya hobi mainstream yang aku percayai dapat membantu ku mengejar mimpiku. Aku memiliki hobi fotografi ini sejak Aku duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar, dimana pada waktu itu papà membawakanku handycam Sony yang cukup besar untuk anak seukuranku. Melalui kamera tersebut papà mengajarkanku bagaimana merekam moment dengan menggunakan kamera. Mulai dari hal kecil bisa membuat Aku seakan jatuh cinta terhadap dunia fotografi. Dalam dunia fotografi pun Aku sangat mencintai foto dengan binatang sebagai modelnya. Banyak orang bertanya padaku "mengapa harus binatang?" dan Aku menjawab "Karena binatang memiliki ekspresi yang paling jujur"

National Geographic Wild
Mimpi, fotografi, dan binatanglah yang membuatku menentukan pilihan untuk menjatuhkan hati disini. Aku memiliki impian yang besar untuk menjadi fotografer di National Geographic Wild. Mengapa harus National Geographic sedangkan banyak "channel" yang menawarkan program wild di dalamnya?  Hmmmm pertanyaan itu sudah sering Aku dengarkan. Mengapa National Geographic? Karena menurutku National Geographic merupakan sebuah perusahaan yang konsistent dengan apa yang mereka geluti. Mereka melakukan konservasi dan perlindungan terhadap binatang-binatang yang akan punah, tidak hanya itu Aku sangat suka petualangan dan national Geographic menawarkan petualangan itu. Menurutku, bekerja sebagai fotografer di National Geographic Wild membutuhkan banyak tantangan, dan Aku sangat suka tantangan. That's why I choose National Geographic Wild for my future career.

Xo,

Yovita Amalia